52 Ribu Murid Paud di Banyuwangi Bermain Puzzle NKRI

Home / Pendidikan / 52 Ribu Murid Paud di Banyuwangi Bermain Puzzle NKRI
52 Ribu Murid Paud di Banyuwangi Bermain Puzzle NKRI Murid Paud saat bermain Puzzle di Taman Blambangan Banyuwangi, Kamis (19/4/2018). (FOTO: Dian Effendi/TIMES Indonesia)

TIMESRAJAAMPAT, BANYUWANGI – Dinas Pendidikan Banyuwangi menggelar kegiatan Gebyar Pendikan Anak Usia Dini (Paud) 2018 dalam rangka penguatan gerakan Paud berkualitas, Kamis (19/4/2018).

Acara pembukaan berlangsung di Taman Blambangan Banyuwangi diikuti oleh murid Paud (TK, KB, TPA, dan SPS) dari Kecamatan Banyuwangi, Glagah, Giri, dan Kabat.

Diwaktu yang sama juga berlangsung kegiatan serupa yang dilaksanakan di 22 kecamatan lain yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Panitia mencatat ada 52.298 murid Paud yang dilibatkan dalam acara tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono dalam sambutannya mengatakan, Gebyar Paud 2018 bertujuan untuk mengembangkan mutu pendidikan anak usia dini yang selama ini dianggap kurang penting oleh sebagian kalangan.

“Masa Paud adalah golden age (usia emas) bagi anak-anak. Usia ini sangat penting bagi keberlangsungan masa depan bangsa. Ini (anak-anak) merupakan aset bangsa disaat negara lain justru banyak terdapat usia tua,” jelas Sulihtiyono.

Sulihtiyono berharap, peran Bunda Paud dan orang tua dalam mendidik anak usia dini tidak salah kaprah dan cenderung menuruti kemauan orang tua.

Cara yang tepat salah satunya ialah memberikan keleluasaan waktu bermain kepada anak-anak tanpa memberi tekanan untuk belajar secara berlebihan.

“Kebiasaan orang tua adalah menuntut anak untuk pandai membaca dan berhitung. Sedang pada fase itu anak-anak masih masanya bermain. Ego orang tua seperti itu harus dihilangkan. Khawatirnya nanti pada saat masa belajar justru mereka akan bermain,” tandasnya.

Sementara itu, acara gebyar Paud berlangsung meriah. Ribuan anak-anak aktif bermain Puzzle dengan gambar tokoh-tokoh pahlawan NKRI.

Kepala bidang Paud Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sunari menjelaskan, Gebyar Paud juga memberikan pendidikan karakter nasionalisme dan patriotisme, memberikan pendidikan parenting kepada orang tua, serta melaksanakan kegiatan zero sampah. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com