Indikator
  • Undercontruction

Peserta ToT Asal Papua Siap Ajak Pemerintah Dogiyai Kunjungi Bondowoso Republik Kopi

Home / Peristiwa - Daerah / Peserta ToT Asal Papua Siap Ajak Pemerintah Dogiyai Kunjungi Bondowoso Republik Kopi
Peserta ToT Asal Papua Siap Ajak Pemerintah Dogiyai Kunjungi Bondowoso Republik Kopi Ruben Dogomo, peserta Pelatihan Master Trainers asal Papua (dua dari kiri) (Foto: Sofy/ TIMES Indonesia)

RAJAAMPATTIMES, BONDOWOSO – Salah seorang peserta Pelatihan Master Trainers Budidaya Berkelanjutan dan Pasca Panen Kopi Arabika asal Papua, Ruben Dogomo, mengapresiasi kebijakan Klusterisasi Kopi Rakyat yang diinisasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso. Bahkan, ia berencana mengajak Pemerintah didaerahnya untuk studi banding ke Bondowoso.

Kepada TIMES Indonesia, Ruben sangat apresiatif kepada kebijakan pengembangan kopi Bondowoso dengan memberdayakan petani petani setempat.

Bahkan, ilmu yang sudah didapat selama pelatihan ini akan segera disebarkan kepada petani kopi sampai jajaran Pemerintaha Kabupaten Dogiyai, Papua.

"Sangat bagus. Setelah pulang nanti, akan saya sampaikan kepada Pemerintah Dogiyai bahwa pengembangan kopi di Bondowoso sangat bagus," tutur Ruben, Selasa (29/8/2017).

Tidak hanya itu, Ruben siap mendorong Pemkab Dogiyai untuk membuat kebijakan serupa yang ia nilai bisa mengangkat kesejahteraan petani lokal menjadi lebih baik.

Lebih lanjut, Ruben juga akan mengajak pemerintahnya berkunjung ke Bondowoso untuk melakukan studi banding terkait pola pengembangan kopi lewat program klusterisasi kopi rakyat.

"Siap. Nanti akan saya ajak Bupati dan Pemerintah Dogiyai yang lain untuk belajar kopi ke Bondowoso," katanya.

Menurut Ruben, saat ini pengembangan kopi di Dogiyai masih berada pada sektor hulu. Karenanya, ilmu selama menjadi peserta Master Trainers Budidaya Berkelanjutan dan Pasca Panen Kopi Arabika akan diterapkan didaerahnya.

Pelatihan Master Trainers Budidaya Berkelanjutan dan Pasca Panen Kopi Arabika ini dilaksanakan oleh SCOPI yang bekerjasama dengan beberapa pihak, diantranya IDH Jakarta, Coffee Global Platform (CGP) dan Pemkab Bondowoso.

Ada 60 peserta yang berasal dari 15 Propinsi di Indonesia. Selain diberi materi, para peserta juga diajak berkunjung ke kebun dan Unit Pengolah Hasil (UPH) yang ada di Bondowoso. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com